Pantau Lokasi Terdampak Banjir Bandang di Amakaka Kabupaten Lembata, Presiden Joko Widodo : Lokasi ini Akan Dipindahkan

0
79

INFOKINI.NET, LEMBATA – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo hari ini, jumad (9/4/2021) melakukan kunjungan ke kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur guna memantau langsung lokasi terdampak banjir bandang yang berada di desa Amakaka, kecamatan Ile Ape.

Usai melakukan pemantauan lokasi, presiden Joko Widodo memberikan siaran pers,
berlangsung di lokasi terdampak banjir bandang.

Dalam siaran pers tersebut, presiden Joko Widodo mengatakan, lokasi yang terdampak ini harus dipindahkan.

“Daerah yang terdampak ini, saya sudah bicara dengan gubernur NTT dan juga dengan Bupati Lembata dengan persetujuan masyarakat, lokasi ini akan dipindahkan, direlokasi dan secepatnya akan dibangun dalam waktu yang secepat cepatnya,” tegas presiden Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo menyebutkan, untuk korban banjir bandang di NTT mencapai 163 korban jiwa.

“Siang hari ini saya berada di desa Amakaka di mana bencana banjir bandang yang ada di kabupaten Lembata ini korbannya paling banyak. Dan saya terima, sampai siang hari ini, total korban di NTT 163 yang meninggal. Dan masih dalam pencarian 45 orang. Ini yang akan terus kita usahakan, agar dalam pencarian tadi segera ditemukan,” pinta mantan walikota Solo ini.

“Tetapi kalau kita lihat di lapangan memang keadaannya bebatuan, batunya besar-besar yang sangat menyulitkan alat-alat berat kita. Tetapi tadi sudah saya perintahkan, terus dicari yang masih hilang 45 orang,” terang mantan Gubernur DKI Jakarta.

Presiden Joko Widodo juga menyampaikan duka cita mendalam kepada korban yang ada.

“Saya secara pribadi dan pemerintah mengucapkan duka yang mendalam kepada korban yang ada, semoga arwahnya diterima di sisi Tuhan, diberikan tempat yang terbaik. Dan yang ditinggalkan diberikan keiklasan dan kesabaran,” pungkas presiden Joko Widodo.

Turut mendampingi Presiden saat meninjau lokasi daerah terdampak banjir bandang di desa Amakaka, kecamatan Ile Ape antara lain gubernur NTT, Vikto Bungtilu Laiskodat, bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Agus Subiyanto, dan Deputi Bidang Protokol, Sekretariat Presiden Bey Machmu. (*/WK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here