Scroll untuk baca artikel
Hukrim

Orang Muda Lembata Minta Pemerintah Flotim Minta Maaf Kepada Rakyat NTT

732
×

Orang Muda Lembata Minta Pemerintah Flotim Minta Maaf Kepada Rakyat NTT

Sebarkan artikel ini

INFOKINI.NET, LEMBATA – Perhelatan Eltari Memorial Cup (ETMC), 2022 yang diselenggarakan di kabupaten Lembata, memasuki babak 16 besar hari kedua, yang mana tim yang bertanding pada jam pertama Tim Persatuan Sepak Bola Ende (PERSE) melawan Persatuan Sepak Bola Flores Timur (Perseftim), Jumat (23/09/22).

Pertandingan yang dimulai pada jam 07:00 waktu Lembata ini berlangsung dengan tensi yang cukup tinggi dengan Perse berhasil unggul 1:0 atas Perseftim namun saat waktu pertandingan menyisahkan 10 menit waktu normal dan pertandingan terpaksa dihentikan karena terjadi kerusuhan di stadion Gelora 99 Lembata.

Akibatnya Pagar Pembatas dan sebagian Bangunan GOR 99 milik Pemda Lembata di rusaki oleh oknum Suporter Perseftim yang berasal dari Kabupaten Flores Timur itu.

Pengacara Muda Lembata, Ama Raya

Tindakan demikian mendapat perhatian di berbagai Beranda Facebook, banyak yang mengutuk tindakan Oknum Suporter Perseftim yang Melawan Hukum tersebut.

Tindakan yang dilakukan oleh oknum suporter Perseftim tersebut mendapat perhatian dari orang muda Lembata sekaligus pengacara muda Lembata, Ama Raya.

Dikatakan Ama Raya, dirinya mengutuk keras tindakan Oknum Suporter Perseftim yang merusak fasilitas Umum pada GOR 99.

Dijelaskannya, tindakan Melawan Hukum yang di lakukan Oleh Oknum Suporter Perseftim tersebut harus di Tindak Secara Hukum agar menjadi pembelajaran buat Suporter team yang lainnya

Ama Raya Meminta Pemerintah Kabupaten Flores Timur Untuk segera meminta Maaf secara terbuka kepada Masyarakat NTT.

“Dan masyarakat Lembata dan terkhusus Panitia Penyelenggara,” tegas Ama Raya.

Menurutnya, mayoritas Suporter Perseftim yang hadir pada pertandingan Perse kontra Perseftim merupakan Warga Masyarakat Flores Timur.

“Pemerintah Kabupaten Flores Timur Harus Bertanggung jawab dan Mustinya Menunjukkan Sikap Kelamaholoton bukan sebaliknya,” tandasnya.

“Tite ata Lamaholot
Pai Hama-Hama Soga Naran Lewotanah Lamaholot,” tutup pengacara muda Lembata ini. (*/WK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *