Menu
Membangun Dengan Nurani

Lantik 96 Kepsek SD dan SMP, Bupati Lembata : Kita Butuh Seorang Kepala Sekolah yang Jujur

  • Bagikan

INFOKINI. NET, LEMBATA – Bupati Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), Thomas Ola melantik 96 kepala sekolah dari Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kegiatan pelantikan 96 kepala sekolah tingkat SD dan SMP bertempat di aula kantor bupati Lembata, Senin (1/11/2021).

Pantauan media ini, hadir pada kegiatan pelantikan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Lembata, Paskalis Ola Tapobali, PLT Kadis Pendidikan Lembata, Wenseslaus Ose, Kaban Kesbangpol Lembata, Anselmus Asan Ola, Kadis Pemuda dan Olahraga Lembata, Markus Labi Waleng, Rohaniawan pendamping dan pejabat lain.

Bupati Lembata, Thomas Ola dalam sambutannya mengatakan, jabatan ini Amanah. Kenapa kalian di percaya, karena kalian dianggap mampu menjadi sapu.

“Yang mampu membersihkan sekolah di mana tempat kalian pimpin dari semua kotoran yang ada,” tegas orang nomor satu Lembata.

“Kotoran pertama adalah kotoran korupsi. Berita akhir-akhir ini sangat tidak enak tidak elok. Mencoreng wajah pendidikan di kabupaten Lembata. Kepala sekolah dengan seenaknya tanpa melihat regulasi, menggunakan dana bos seenaknya. Menggunakan dana komite seenaknya, ditekan untuk memanfaatkan dana DAK semaunya,” terangnya menambahkan.

Dikatakannya, kabupaten ini
butuh seorang manager sekolah, seorang kepala sekolah yang punya tanggung jawab tinggi.

“Kita butuh seorang kepala sekolah yang jujur dan peduli pada lingkungan sekitarnya. Dan pilihan itu jatuh pada kalian semua yang dilantik hari ini. Saya tahu kalian tidak tepuk tangan karena ini berat, bukan menggembirakan, makanya kalian tidak tepuk tangan,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Thomas meminta kepsek yang baru dilantik untuk mampu berbuat jujur di masing-masing sekolah.

“Mau tidak mau, menjadi pemimpin harus berbuat jujur. Kalian harus mampu, tidak mengintimidasi staf kalian. Kalian harus mampu menolak intimidasi dari dinas PKO dari oknum-oknum tertentu. Saya mohon kalian harus menjadi lilin-lilin kecil yang menyala di setiap sekolah. Tidak usa menjadi lampu yang terang benderang yang nyalanya terlalu besar,” ucap bupati Thomas.

“Cukup kalian menjadi lilin-lilin kecil yang menyala di sekolah ketika kegelapan itu datang. Ketika tekanan itu datang, kebohongan itu datang, ketika keinginan untuk mencuri itu datang,” pinta bupati Thomas.

Bupati Thomas meminta semua kepala sekolah untuk tinggal bersama masyarakat di kampung.

“Kenapa saya minta kepada semua kepala sekolah untuk tinggal di sekolahnya. Ya tinggal di kampung bersama masyarakat dengan anak-anak sekolah. Karena guru paling mengetahui segala soal. Hukum mereka tanya di guru, pendidikan mereka tanya di guru, kesehatan mereka tanya di guru, politik mereka tanya di guru. Apalagi menjelang Pilkades, saya minta teman-teman kepsek menjadi lilin-lilin kecil di sana. Jangan memprovokasi, mari bangun semangat Taan Tou untuk mempersatukan masyarakat yang ada di kampung,” pungkas mantan dekan ekonomi Unwira Kupang ini.

Untuk diketahui, selain 96 kepala sekolah dari SD dan SMP yang dilantik hari ini, bupati Lembata juga melantik 6 orang kepala puskesmas dan 15 orang fungsional guru.(*/WK)

 

  • Bagikan