Menu
Membangun Dengan Nurani

Helikopter BNPB Padamkan Api di Lereng Gunung Ile Lewotolok, Pemda Lembata Ucapkan Terima Kasih Kepada Presiden Joko Widodo

  • Bagikan

INFOKINI.NET, LEMBATA – Pemerintah daerah kabupaten Lembata melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), Paskalis Ola Tapobali menyurati pemerintah pusat dalam hal ini BNPB dan mendapat persetujuan dari kepala BNPB.

“Kemarin siang sekitar pukul 2.00, dua buah Helikopter BNPB tiba di Maumere. Dan kemarin siang tepat jam 2, helinya sudah berada di Maumere. Dan pagi tadi pukul 09 di bawah pimpinan kapten Alexander bersama kru telah terbang ke puncak Ile Lewotolok dan terus melakukan upaya pemadaman pada 2 titik yaitu di desa Jontona dan desa Todanara. Dan tadi sekitar jam 12 sudah melakukannya dengan baik,” ungkap PLT bupati Lembata, Dr. Thomas Ola Langoday, saat memberikan siaran pers kepada wartawan, Selasa (3/8/2021).

“Dan mudah-mudahan tidak adalagi titik api yang muncul setelah ini. Titik api yang kemarin berada di seputaran Petuntawa, Riangbao, Kolontobo, Waipukang, itu telah padam secara alamia oleh hujan beberapa waktu yang lalu. Kemudian 2 titik yang tersisa di Jontona dan Todonara, hari ini telah dituntaskan oleh misi BNPB,” jelas mantan dekan ekonomi Unwira Kupang ini.

Lanjut dikatakannya, pemerintah kabupaten Lembata mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat.

“Kita ucapkan terima kasih kepada kepala BNPB, pempus dalam hal ini bapak Presiden Jokowi. Mereka sangat tanggap berbagai situasi bencana di daerah-daerah termasuk Lembata. Kita tidak pernah pikir bahwa permintaan kita ini disetujui, tapi responnya luar biasa,” ucap PLT bupati, Dr. Thomas Ola Langoday.

“Begitu surat pak sekda muncul di sana langsung ditanggapi. Hanya karena Helikopternya berada di Riau (Pekanbaru) maka butuh waktu yang panjang. Melalui Jakarta Labuan Bajo, Maumere dan hari ini misi itu telah terlaksana. Kita minta terima kasih kepada pemerintah pusat, kepada teman-teman pak sekda, asisten, BPBD atas kerja samanya, pak Kapolres, pak Pabung, Dandim, pak Kajari baru. Komunikasi kita dengan baik sehingga misi ini telah dilaksanakan,” tegas PLT Bupati Lembata.

PLT bupati Lembata menghimbau kepada masyarakat sekitar untuk menghijaukan kembali setelah zona siaga ini berlalu.

“Kepada camat, kepala desa, semua pemangku kepentingan di desa-desa mari kita edukasi masyarakat untuk jangan membakar hutan sembarangan. Mari kita hijaukan ini gunung yang gundul ini setelah zona siaga ini berlalu,” pungkas PLT bupati Lembata, Dr. Thomas Ola Langoday. (*/WK)

  • Bagikan