Scroll untuk baca artikel
Daerah

Ada 144 Kepala Desa di Lembata, Satu Kades Perempuan dan Kades Termuda, ini Pesan Yos Raya kepada Mereka

346
×

Ada 144 Kepala Desa di Lembata, Satu Kades Perempuan dan Kades Termuda, ini Pesan Yos Raya kepada Mereka

Sebarkan artikel ini

Kadis PMD Kabupaten Lembata, Yos Raya Langoday

INFOKINI.NET, LEMBATA – Kepala dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Yos Raya Langoday menyebut dari 144 kepala desa di Lembata, 1 diantaranya merupakan kepala desa perempuan.

“Dari 5 atau 6 orang calon kades perempuan pada Pilkades yang lalu, 1 yang terpilih yaitu di desa Nuba Mado, kecamatan Nubatukan,” ungkap Yos Raya sapaan akrabnya, Selasa (5/12/2023).

Sedangkan kades termuda, kata dia, ada di desa Riangbao.

“Umurnya masih 20-an, ada 1 lagi di desa Lamawara dan satunya lagi di wilayah Kedang,” jelasnya.

Kades tertua, lanjutnya ada di desa Waienga kecamatan Lebatukan dan di kecamatan Nagawutun tetapnya di desa Atawai.

“Kecamatan Atadei ada di Lerek. Sementara yang lain jiwa-jiwa kepemudaannya masih,” ucapnya.

Kepada 144 kepala desa di Lembata, Yos Raya berpesan pergunakan dana desa sesuai regulasi.

“Saya selalu berpesan bahkan berdiskusi dengan mereka melalu WhatsApp group, kira-kira persoalan apa yang kamu hadapi. Saya juga selalu mengajak mereka pertama itu soal kerja sama. Kerja sama pemerintah desa dan BPD,” katanya.

Ia juga meminta kepada semua perangkat harus membantu kepala desa.

“Karena Kepala desa melihat bahwa kamu ada kemampuan untuk bisa membantu dia, apalagi mereka ini baru 1,2 tahun, jadi harus bantu. Hindari konflik-konflik yang lama, perasaan-perasaan yang lama soal Pilkades harus dihindari. Dan lebih dari itu kamu harus membaca regulasi,” tegas Yos Raya.

“Regulasi itu menjadi penting, sehingga apa yang kamu buat itu dapat di pertanggung jawabkan secara regulasi. Orang periksa kita itu sesuai dengan regulasi mereka tidak menggunakan yang lain-lain. Sehingga pelajari baik-baik sesuai dengan ketentuan, laksanakan, pahami. Kalau tidak mengerti bertanya supaya kita bisa arahkan,” tutup Yos Raya Langoday, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa kabupaten Lembata. (*/Willy)