Alumni SMAK Surya 08 Atambua Berbagi dan Peduli Korban Banjir Bandang di Kabupaten Malaka

0
329

INFOKINI.NET, ATAMBUA – Alumni Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) Surya Atambua, kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) tamatan tahun 2008, Kamis (8/4/2021) menggelar aksi kemanusiaan berbagi kasih dan peduli dengan korban banjir bandang di kabupaten Malaka.

Usai penyerahan bantuan, kordinator tim, Tito Trendade kepada infokini.net mengatakan, aksi kemanusian ini tidak terlepas dari partisipasi teman-teman yang berada di jauh (Luar Atambua-Malaka) maupun dekat yang sudah berkontribusi dengan caranya masing-masing.

“Dengan doa juga, itu salah satu bentuk kontribusi,” ungkap bapak satu anak ini.

Lanjutnya, bantuan yang diberikan lebih difokuskan kepada bayi.

“Kebetulan ada informasi dari salah satu teman di posko penanganan bencana, ada beberapa perlengkapan untuk bayi sangat minim seperti pakaian dan minyak telon,” katanya menirukan.

Lebih jauh, Tito sapaan akrab menjelaskan, selain perlengkapan untuk bayi, ada juga bantuan untuk orang dewasa berupa pakaian layak pakai.

“Yaitu jaket dan juga makanan siap saji seperti mie,” jelasnya.

Tito berharap, dengan bantuan yang diberikan, walaupun tidak seberapa bisa membantu meringankan beban yang dialami.

“Kita juga merasakan bahwa, saudara-saudari kita yang ada di Malaka bukan orang lain tetapi masih keluarga kita. Dengan rasa itu, timbul niat untuk bergerak tanpa ada yang minta dan menyuruh,” tegas mantan mahasiswa Unwira Kupang ini.

Agustinus Raidays, salah satu alumni SMAK Surya 08, mengatakan, aksi ini muncul karena rasa persaudaraan dan rasa kemanusian sesama ciptaan.

“Maka sebelumnya kita membuat kegiatan penggalangan dana dan bantuan seadanya untuk membantu saudara-saudari yang terdampak bencana banjir bandang,” terang Pria berdarah Alas, kabupaten Malaka ini.

“Dengan bantuan yang diberikan ini, walaupun sedikit bisa membantu mengurangi beban yg dihadapi para korban bencana,” pinta mantan mahasiswa universitas AMIKOM Yogjakarta tersebut.

Hal senada juga dikatakan, Wilfridus Theo Mau, dia mengatakan, semoga bantuan yang disalurkan alumni SMAK Surya 08 ini, dapat bermanfaat bagi korban yang benar-benar membutuhkan.

“Semoga bantuan tersebut bisa tepat sasaran,” tukasnya singkat.

Sesuai pantaun di posko, Fred sapaan akrab menjelaskan, menurutnya, kesehatan bayi yang berkaitan dengan gizi sangat terganggu.

“Ada bayi yang berumur 3-4 bulan, kasian. Mungkin saat mengungsi, mereka lebih pentingkan diri (Nyawa) dibandingkan hal-hal lain,” pungkas mantan mahasiawa ITN Malang ini.

Turut hadir dalam kegiatan berbagi kasih tersebut, Perwakilan Alumni, Agustinus Raydais (Ury Raydais), Wilfridus Theo Mau (Fred Mau), Rully Aditya Ome (Ruly Ome), Florianus Antonius Nahak (Tony Nahak), Maria Yohana Manehat (Yoan Manehat),

Primus Nahak (Odin Nahak),
Vegi Teflopo (Vegi Teflopo),
Theodorus Rudy Yap (Rudy Yap), Anselmus settu (Amoe Setu), Blandina Abu Bere (Dina Bere), Yusman Benge, Yohana Hella Mau (Yana Mau), Yosias Manise (Yos Manise), Yulius Suvendi Bria (Vendy Bria), Maria Yudit Nahak (Yudit Nahak), Firmo Makbalin, Maria Suyanti Klau (Yanti Klau). (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here