Memportofoliokan Kegiatan untuk Meningkatkan Keberhasilan

0
77

Oleh: Wise Rogate Silalahi

INFOKINI.NET, KOTA KUPANG – Sejak akhir bulan November 2020 sampai saat ini, Kota Kupang dan juga beberapa daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur diguyur hujan. Saat ini sudah mulai memasuki musim hujan, dan diperkirakan akan meningkat di Bulan Januari dan Februari tahun depan.

Hujan adalah anugerah, setelah sebelumnya beberapa bulan Kota Kupang dilanda panas terik menyengat. Hujan membuat tanaman segar kembali, persediaan air cukup, udara menjadi sejuk. Meski demikian ada juga sebagian yang mengeluh atas dampak dari adanya hujan.

Konsumen mengeluhkan adanya kerusakan perabotan berbahan kayu yang membusuk akibat jamur, aktifitas sehari-hari yang terganggu, beberapa penjual yang jam operasionalnya berubah, sulitnya transportasi, dan lain-lain. Dari sisi pelaku usaha, hujan dikeluhkan karena menyebabkan aktifitas usaha yang terganggu, adanya genangan air di sekitar lokasi usaha karena aerasi kurang lancar, pengunjung yang berkurang, dan lain-lain. Memang begitulah kita.

Jika musim panas, kita mengeluhkan kurangnya pasokan air. Jika musim hujan, kita mengeluhkan sulitnya transportasi, dan lain-lain. Mengingat musim panas dan hujan akan selalu dihadapi tiap tahun, maka perlu strategi untuk mengatasi hal ini. Sebenarnya hal ini bisa dikelola, baik dari sisi konsumen maupun produsen, yaitu berupa dilakukannya berbagai ragam kegiatan atau yang disebut portofolio.

Portofolio dalam bisnis itu diartikan berbagai kegiatan atau keragaman yang dilakukan untuk meningkatkan keberhasilan dan mengurangi resiko ketidak berhasilan. Ada pepatah: jika anda memiliki beberapa telur, jangan memasukkan seluruh telur ke dalam 1 keranjang. Jika keranjang jatuh, maka pecahlah semua telur itu.

Prinsip portofolio ini penting. Untuk itu kiranya kounsumen dan juga produsen perlu berpikir dan menerapkan portofolio. Awalnya berasal dari konsumen yang memerlukan pelayanan tertentu, lalu produsen perlu menyiapkannya. Ada macam-macam keragaman yang bisa dilakukan, yaitu portofolio jenis usaha, kegiatan, SDM, produk, jenis layanan (online-offline), tata cara pembayaran (tunai, ATM, E-Banking), transportasi, dan lain-lain.

Contohnya adalah pembelajaran online, pembelanjaan online, pembayaran online, transportasi online. Memang pemanfaatan online menjadi salah satu portofolio yang banyak digunakan saat ini, terkait pemanfaatannya dari sisi ruang dan waktu
Portofolio ini bermanfaat baik dari sisi konsumen maupun produsen. Kedua-duanya perlu saling mengisi.

Memang pada dasarnya produsen itu ada karena ada konsumen, artinya produk diciptakan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Untuk itu kebutuhan portofolio oleh konsumen perllu didukung oleh produsen.

Dosen Fakultas Ekobnomi UPBJJ Universitas Terbuka Kupang

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here