Polisi Muda, Bripda Nikolaus Irsan Tapobali Terima Penghargaan dari Kapolri bertepatan dengan HUT Bhayangkara

INFOKINI.NET, KOTA KUPANG – Bripda Nikolaus Irsan Tapobali, seorang polisi muda yang baru dilantik pada tanggal 2 Maret 2020 mendapat piagam penghargaan dari Kapolri Jenderal Idham Aziz, Rabu (1/7/2020) tepat di Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-74.

Penyerahan penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kapolda NTT, Irjen Pol Hamidin bersama Waka Polda NTT, Brigjen Pol Johny Asadoma.

Penghargaan ini diraih Bripda Irsan setelah aksi sosialnya membagikan sembako kepada para janda dan duda di sekitar rumahnya yang terkena dampak Covid-19, menggunakan rapelan gaji pertamanya sebagai anggota polisi.

Aksi sosial Bripda Irsan juga menginspirasi, 231 bintara polisi Angkatan 44 di Polda NTT. Mereka menyisikan sebagian penghasilan atau gaji pertamanya untuk membeli sembako agar bisa disumbangkan bagi masyarakat di wilayah NTT yang terdampak akibat Covid-19.

Jumlah anggaran yang terkumpul dari sebagian gaji para bintara ini berjumlah Rp19,5 juta yang semua anggarannya digunakan untuk membeli sembako untuk dibagikan kepada masyarakat yang terdampak karena COVID-19.

Kapolda NTT, Irjen Pol Hamidin mengatakan, polisi teladan yang mendapat penghargaan ini, akan jadi role mode bagi seluruh anggota Polri.

“Kepentingan privasi mereka korbankan. Ini harus jadi teladan semua polisi muda,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (1/6/2020).

Ia meminta Polisi tetap memelihara keamanan dan bekerja profesional di berbagai kegiatan preventif dan penegakan hukum.

“Di semua sektor kehidupan, polisi harus bisa terlibat,” katanya.

Selain Bripda Irsan ada 8 orang polisi berprestasi lainnya yang mendapat piagam penghargaan dan Pin emas dari Kapolri.

Aipda Burhan, dari Polres Sumba Barat, mendapat Pin emas dari Kapolri atas prestasinya menjadi juara 1 tingkat Polda NTT sebagai polisi teladan, sebagai penggerak revolusi mental pelopor tertib sosial di ruang publik.

Bripka Yunus Laba, STh, mendapat Pin emas dari Kapolri atas prestasinya mendirikan panti asuhan generasi pengubah untuk membantu anak-anak yatim piatu dan kurang mampu di tempat tinggalnya yang saat ini berjumlah 51 orang.

Bripka Orlando Mahoklory Kapolsek Loli Polres Sumba Barat, mendapat Pin perak dan penghargaan dari Kapolri atas prestasinya menjadi juara 2 tingkat Polda NTT sebagai polisi teladan, sebagai penggerak revolusi mental pelopor tertib sosial di ruang publik.

Brigpol Sekunus Natalis Meo, Polsek Insana TTU, mendapat Pin perunggu dan piagam dari Kapolri atas prestasinya sebagai juga 3 tingkat Polda, pemilihan polisi teladan, sebagai penggerak revolusi mental pelopor tertib sosial di ruang publik.

Bripka Asilinus Lentar, Babimkamtibmas desa Nampar, Polsek Lambaleda, Polres Manggarai Timur, mendapat piagam penghargaan dari Kapolri atas prestasinya membantu keluarga miskin dan kaum disabilitas di kecamatan lambaleda, kabupaten Manggarai Timur.

Aiptu Elvis Pace Sijon, SH, mendapat piagam penghargaan Kapolda NTT dan Plakat Polda NTT atas prestasinya melakukan aksi sosial dengan membagikan beras jatahnya dan sembako kepada masyarakat yang kurang mampu serta para pemulung di seputaran Kota Kupang.

Bripka L. Fauzi Wadi, mendapat piagam penghargaan Kapolda NTT dan Plakat atas
prestasinya membina atau membuat kelompok budidaya ikan di kampung Goluwe desa Sobarade, kabupaten Sumba Barat serta memberikan kambing kepada masyarakat di kampung golupoto, desa sobamawi, kecamatan Loli, kabupaten Sumba Barat.

Bripka Marsel Supriadi Dawat Saburi, Babimkamtibmas polsek Nita, mendapat piagam penghargaan Kapolda NTT dan Plakat atas prestasinya melakukan aksi sosial menyumbangkan 15 sak semen guna Pembanggunan Kapela di desa Rit, kecamatan Nita Kabupaten Sikka.

Selain itu ada 2 Satuan kerja (Satker) yang mendapat piagam penghargaan dari Kapolda NTT, Ditsamapta Polda NTT yang telah menemukan objek wisata dan membangun sarana dan fasilitas umum bagi masyarakat di desa Oh’aem, kecamatan Amfoang Selatan, kabupaten Kupang.

Biddokes Polda NTT melaksanakan Pelayanan kesehatan masyarakat gratis di desa terpencil di desa Oh’aem, kecamatan Amfoang Selatan, kabupaten Kupang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *