Tinjau Posko Nasi Gratis, Jeriko : Posko ini jadi contoh bagi Kelompok-kelompok lain

INFOKINI.NET, KOTA KUPANG – Wali Kota Kupang Dr. Jefri Riwu Kore (Jeriko) meninjau Posko Nasi Gratis di Gereja GMIT Anugerah yang diinisiasi Pemuda Sinode GMIT. Jeriko sekaligus menyerahkan masker dan bantuan untuk belanja bahan pokok, Selasa (12/5/2020).

Turut mendampingi Wali Kota Kupang Pj. Sekda Elvianus Wairata, Kepala BKPPD, Abraham David Evil Manafe, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Ernest Ludji, anggota DPRD Kota Kupang Adrianus A. Tali.

Hadir juga pada kesempatan itu, Ketua Pemuda Sinode GMIT David Natun, Ketua Pantia Prosesi Paskah 2020 Jan Pieter DJ. Windy, yang juga Anggota DPRD Provinsi NTT, Sekretaris Panitia Prosesi Paskah 2020, Theodosius Laubase.

Jeriko pada kesempatan itu mengatakan kegiatan ini merupakan inisiatif yang luar biasa dari Panitia Pelaksana Prosesi Paskah 2020, dalam hal ini Pemuda Sinode GMIT yang ikut terlibat membantu Pemerintah dengan mendirikan Posko Nasi Gratis bagi warga terdampak COVID-19.

Ia berharap semoga dengan adanya Posko ini menjadi contoh bagi kelompok-kelompok lain, gereja-gereja lain, masjid, wihara, dan pura di Kota Kupang untuk ikut terlibat berbagi kepada saudara-saudara yang terdampak covid-19.

“Pemerintah Kota Kupang hadir di sini untuk memberikan semangat, dan memberikan masker kepada Panitia di Posko yang nanti bisa diteruskan bagi saudara-saudara yang datang mengambil nasi dan belum menggunakan masker, kami juga memberikan sedikit dukungan dana untuk belanja bahan pokok demi kelancaran Posko Nasi Gratis ini,” ujar Jeriko.

Pada kesempatan itu, ia mengimbau semua umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa, agar sukses dalam menjalani ibadah. “Semoga ramadhan ini membawa berkat bagi semua. Pemerintah dan masyarakat selalu memberikan dukungan penuh dan mari kita jaga toleransi yang sudah kita bangun selama ini,” ujarnya.

Wali kota juga sempat ikut membagikan nasi kepada warga yang datang ke posko. Terlihat yang mengambil nasi yakni para tukang ojol, anak-anak penjual kantong plastik di pasar, tukang parkir dan sebagainya.

Ketua Pemuda GMIT David Natun pada kesempatan tersebut juga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif Pengurus Pemuda Sinode GMIT dan Panitia Pelaksana Prosesi Paskah 2020 untuk membantu warga yang terdampak covid-19.

“Kami di sini berbagi dengan slogan sapa sa bisa kasih nasi, sapa sapa bisa ambel nasi. Satu orang kasih, satu orang bisa makan, 10 orang kasih. 10 orang bisa makan, dan kami tidak membatasi kepada siapa kami memberikan bantuan ini, siapa saja yang butuh, atau ingin berbagi langsung saja ke posko kami,” ujar David. (PKP/frd/ddy/AP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *