Tanggap Covid-19, DPA GBI Kota Kupang Bagi Masker untuk Sopir dan Kernet Angkot

INFOKINI.NET, KOTA KUPANG – Dalam menumbuhkan semangat kepada masyarakat untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, Departemen Pemuda dan Anak Gereja Bethel Indonesia (DPA GBI) Wilayah Kota Kupang bertempat di Lampu Merah Eltari dan Strat A Oeba pada Jumat, 24 April 2020, membagikan masker gratis kepada Sopir dan Kernet Angkot di Kota Kupang.

Sopir dan Kernet Angkot sangat rentan terpapar virus Covid-19 dan penyakit lainnya, karena setiap hari harus berhadapan dengan banyak Pengguna Jasa Angkutan Kota dengan latar belakang berbeda yang ada di Kota Kupang.

KPW DPA Kota Kupang – Imelda Sara Taneo mengatakan pembagian masker ini bertujuan untuk membangun kesadaran bahwa siapa saja sangat rentan dengan penyebaran Covid-19, tidak terkecuali Sopir dan Kernet Angkot . Untuk itu, sesuai anjuran pemerintah agar penggunaan masker bukan saja di perkantoran ataupun tempat Pelayanan Publik tetapi juga di jalan atau selama beraktivitas.

“Kegiatan ini bertujuan memberitahu masyarakat untuk memakai masker kain ketika berada diluar rumah. Selain itu, penggunaan masker dapat meningkatkan efektifitas proteksi terhadap penularan virus covid-19. Menggunakan masker kain memiliki banyak keuntungan, selain mudah mendapatkannya dapat pula dicuci,” kata Sara Taneo.

Sementara sekertaris DPA GBI Kota Kupang – Ria Irene, mengatakan bahwa kegiatan pembagian masker kain ini adalah bentuk sosialisasi penggunaan masker kepada semua elemen masyarakat, terutama kepada Sopir dan kernet Angkutan Kota.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami sebagai kaum muda untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya perlindungan diri sendiri, serta keluarga dalam proteksi diri dari covid -19” ujar Ria Irene.

Salah satu Sopir Angkot Ama Uly, mengapresiasi DPA GBI Kota Kupang yang telah melakukan pembagian masker kain secara gratis ini.

“Dengan semangat generasi muda ini, harapan saya mereka mendapatkan dukungan dari berbagai pihak agar kreatifitas dan inovasi dari pemikiran untuk melaksanakan kegiatan selalu bisa di bantu dalam fisik maupun non fisik karena inilah para pemuda yang harus di support dari pemerintah,” kata  Ama Uly. (WK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *