Lurah Penfui Minta Warga Taati Himbauan Pemerintah dan Gereja

INFOKINI.NET,KOTA KUPANG – Untuk mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19) Lurah Penfui, Fransisko Dugis meminta warga kelurahannya untuk mentaati himbauan Pemerintah dan Gereja.

Permintaan ini disampaikannya melalui via Whatsapp kepada infokini, minggu (22/03).

“Sebagai lurah tentunya saya menghimbau agar setiap warga untuk selalu mentaati himbauan dari pemerintah, (pusat, Provinsi maupun kota),” ungkap Fransisko.

“Apalagi Gereja (Keuskupan dan Gmit) sudah menghimbau umatnya,” tambah Fransisko.

Fransisko juga mengingatkan warganya untuk selalu menjaga kesehatan dan kebersihan.

“Kesehatan bukan untuk orang lain, tetapi untuk diri sendiri dan keluarga,” tandas Fransisko.

Perlu diketahui, Pemerintah Kota Kupang bekerjasama penuh dengan Pemerintah Propinsi NTT dan Pemerintah Pusat untuk melakukan yang terbaik melindungi masyarakat.

Marilah warga kota Kupang tenang dan tidak panik serta tetap melakukan aktifitas seperti biasanya. Ayo kita semua dukung dan perkuat aspek pencegahan penularan coronavirus dengan cara :

1. Rajin mencuci tangan pakai sabun dengan baik sebelum makan, setelah bepergian dan sesudah beraktifitas;

2. Jika mengalami demam disertai batuk dan sesak napas setelah melakukan perjalanan dari negara atau daerah yang positif terdampak coronavirus dapat melaporkan/memeriksakan diri ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat. Kooperatif dengan memberikan data dan informasi yang benar terkait kondisi, aktivitas serta kontak dengan orang lain yang dilakukan sebelumnya pada petugas kesehatan.

3. Mengkonsumsi makanan bergizi dan beristirahatlah yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuh, mengingat virus mampu menginfeksi manusia ketika daya tahan tubuh menurun. Bila perlu pakailah masker untuk melindungi diri kita dan keluarga ketika beraktivitas terutama jika sedang sakit flu dan/atau batuk.

4. Tetap jaga kebersihan lingkungan dengan bergotong-royong kerja bhakti membersihkan lingkungan tempat kita tinggal dan kerja masing-masing.

5. Tidak panik atau menimbulkan kepanikan dengan memborong bahan makanan dan/atau masker, hand sanitizer yang dapat menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga. Pemerintah Kota Kupang akan melakukan penertiban bagi toko dan apotik yang menjual masker dan hand sanitizer dengan harga yang tidak wajar. Bagi oknum atau usaha toko yang sengaja melakukan penimbunan dan menaikan harga akan kami tindak tegas dengan salah satunya mencabut izin usahanya. (WK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *