ADA HIKMAH DIDALAM CORONA VIRUS

                                 

 

                                  Oleh;

                           Sri Sudarti S.E.

      Aktifis / Ketua Umum Laismanekat Kupang

INFOKINI.NET, KOTA KUPANG – Dibalik adanya Corona virus yang telah menjadi pandemi ada hikmah yang tersembunyi yang mungkin bagi sebagian orang tidak menyadarinya.  Yang semula boros menjadi tidak boros. Yang semula suka bepergian, begadang , pergi ke mall dan lainnya , saat ini akan berpikir seribu kali untuk bepergian.

Yang semula tidak kerasan dirumah akan kembali bersama keluarga. Dengan demikian anggaran rumah tangga tidak cepat habis. Bahkan negara pun devisa nya tidak lari  terkuras keluar negeri.

Kembali kita harus berfikir,jika kita hitung setiap hari berapa ratus ribu orang Indonesia yang  ke luar negeri baik yang wisata untuk bersenang-senang atau untuk wisata agama. Tentu bisa ratusan milyar uang yang keluar. Disamping itu Indonesia barang-barang import juga berkurang dengan sendirinya kita lebih mencintai produk produk indonesia. Sehingga dalam keadaan demikian kita akan kembali menata ulang anggaran belanja sambil istirahat dirumah. Serta, untuk instropeksi diri adakah sesuatu yang perlu diubah didalam menata tata kehidupan kita. Sehingga dengan adanya Corona virus itu diharapkan kita bisa kembali menyeimbangkan diri secara global, dan untuk kembali menggunakan akal dan pikiran ketika mau melakukan suatu pekerjaan apapun. Serta tidak lupa untuk membeningkan hati kita agar dapat bertenggang rasa kepada orang lain yang mungkin selama ini telah terabaikan.

Dengan adanya Corona virus kita mulai belajar menyeimbangkan dan  menyatukan diri dengan alam,sehingga muncullah kekebalan tubuh yang selama ini rapuh dan hilang terkikis oleh berbagai hal di lingkungan kita.

Pelan namun pasti muncul rasa syukur dengan apa yang ada,namun tidak pernah menyadari kalau kita telah melupakan nikmat Tuhan yang selama ini hilang. (MA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *