Cegah Corona, Gubernur NTT Larang ASN ke Luar Daerah

INFOKINI.NET, KOTA KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah provinsi tak bertugas ke luar daerah.

Instruksi itu dikeluarkan Viktor untuk mencegah masuknya virus corona ke NTT .

“Instruksi ini dikeluarkan pa gubernur sejak tadi malam, untuk mencegah virus corona,” ujar Kepala Biro Humas Setda NTT Marius Ardu Jelamu kepada florespedia, Minggu (15/3/2020).

Ia mengatakan, Gubernur NTT telah menginstruksikan pada pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) agar tidak menugaskan ASN ke luar NTT. Seluruh surat perjalanan dinas ke luar daerah yang telah terbit pun diminta dibatalkan.

“Instruksi tertulis akan segera diterbitkan,” katanya.

Mengingat saat ini, sudah delapan propinsi di Indonesia telah terpapar virus corona, maka gubernur juga mengimbau kepada para bupati dan wali kota, juga ASN di kabupaten dan kota di NTT untuk tak melakukan perjalanan dinas ke luar daerah.

Sebelumnya, Gubernur NTT, Viktor Laiskodat juga memerintahkan agar segera menutup sementara perbatasan Indonesia dan Timor Leste.

Penutupan perbatasan itu, kata Viktor, untuk mencegah masuknya virus corona ke wilayah NTT.

“Saya minta kepala dinas, untuk berkoordinasi dengan instansi terkait agar segera menutup perbatasan RI-Timor Leste,” tegas Viktor usai memberi kuliah umum di hadapan ratusan mahasiswa dan dosen Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kementerian Kesehatan Kupang, Sabtu (14/3/2020) siang.

Menurut Viktor, badan kesehatan dunia alias WHO sudah mengeluarkan peringatan untuk segera ditanggapi karena situasinya, menurut WHO, sudah cukup berbahaya.

“Makanya, NTT mengantisipasi hal itu yakni segera berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait agar perbatasan dengan Timor Leste ditutup,” kata Viktor.

Untuk wilayah NTT, terdapat empat Pos Lintas Batas Negara Terpadu (PLBNT), yakni PLBNT Motaain di Kabupaten Belu, PLBNT Motamasin di Kabupaten Malaka, PLBNT Wini dan PLBNT Napan di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Selain PLBNT, terdapat juga empat Pos Lintas Batas (PLB) yakni Turiskan, Builalu, Laktutus dan Haumeniana.

Ia berpesan kepada masyarakat NTT, agar jangan kehilangan harapan dan ketakutan yang berlebihan akibat virus corona ini.

“Kalau takut wajar saja, tapi jangan takut yang berlebihan dan akhirnya tidak bisa buat apa apa,” ujar Viktor.

Dia berharap, pemerintah dan juga sejumlah stakeholders, termasuk Poltekes Kementerian Kesehatan Kupang, bisa memberikan rasa percaya diri dan harapan kepada masyarakat dijumpai, sehingga ketakutan tentang virus corona bisa diminimalisir. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *