Tatap Muka Bahas Perjalanan Haji, Senator Hilda Manafe Siap Perjuangkan Keluhan di NTT

INFOKINI.NET, KOTA KUPANG – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT), Dra. Hilda Manafe Riwu Kore melakukan tatap muka bersama seluruh pemangku kepentingan Jamaah Haji NTT berlangsung di Aula I Kantor Kementrian Agama Wilayah NTT. Jumat, (06/03/2020).

Dilansir dari Ayana.com, Hilda Manafe mendengar lansung setiap masalah yang disampaikan oleh beberapa pemangku kepentingan Jamaah Haji asal NTT. Tatap muka tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementrian Agama NTT, Sarman Marselinus dan Kabag H Hasan Manuk.

Pada kesempatan tersebut Ketua I IPHI NTT H. Abdulah Sagrar menyampaikan catatan bagi senator hilda untuk disamapaikan ke Pemerintah Pusat, terkait dengan perjalanan Haji perlu adanya kebijakan Pemerintah Pusat untuk penambahan kloter keberangkatan haji asal NTT, di karenakan sudah mencapai 668 kuota diawal Tahun 2020.

Kemudian Perwakilan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Kota Kupang, Muhamad Hilmi menyampaikan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2018 terkait pembiayaan transportasi dan akomodasi Haji dari daerah asal seharusnya dibiayai oleh Daerah. Oleh karena itu perlu ada pelayanan yang maksimal untuk Perjalanan Ibadah Haji.

Ia menambahkan agar adanya Tim Pembimbing Haji Daerah guna membantu jamaah haji ketika berada di Tanah Suci, sesuai pengamatannya TPHD ini belum melaksanakan fungsinya dengan maksimal. Oleh karena itu untuk perekrutan TPHD nantinya perlu diselektif dengan baik oleh Pemerintah Provinsi sehingga bisa terakomodir dalam peranan pemerintah.

“Karena dari Tim Pembimbing Haji Nasional hanya satu dan harus membimbing 500-an Jamaah Haji, nah kalau TPHDnya kurang maksimal maka akan sangat sulit sekali bagi penyelenggaraan Ibadah Haji, apalagi sudah ada pembiayaan gaji bagi TPHD dari Pemerintah,” jelasnya.

Kemudian M Hilmi juga menginginkan agar adanya diskusi antara Senator hilda dan Pemerintah Pusat tentang Virus Corona yang sangat mengganggu perjalanan Ibadah Haji, sebab banyak Calon jamaah haji yang mempertanyakan bagaimana dengan perjalanan Ibadah di Tanah Suci.

Sementara itu Senator DPD RI Perwakilan NTT, Hilda mengatakan bahwa setelah agenda reses selesai dijalankan, maka Dirinya akan menyuarakan pada Sidang Paripurna tentang wabah virus Corona yang mencemaskan dan mengganggu keberangkatan Ibadah Haji.

Terkait dengan pembiayaan transportasi dan akomodasi, istri orang nomor satu kota Kupang ini mengatakan, keberangkatan jamaah haji, sudah dilakaukan perbincanagan bersama dengan Wali Kota Kupang, dan sudah disetujui bersama akan ada tanggungan seperti perjalanan ke Tanah Suci yang lalu.

“Mungkin kalau bagi Daerah lain sudah seharusnya diterapkan Undang-undang, kalau perlu nanti kita bertemu dengan Gubernur supaya bisa diselesaikan setiap persoalan pejalanan haji, seperti salah satunya ada tampahan terkait Tim Pembimbing Haji Daerah yang menjadi tupoksi Pemprov,” katanya.

Sementrara itu, terkait dengan maskapai juga akan dilakukan perbicaraan guna meminta adanya penambahan khusus kapasitas barang yang dimuat.

“Masa dapat pesawat yang kapasitasnya tidak bisa muat barang dengan jumlah yang memadai,” tutupnya. (WK/AYN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *