Karang Taruna Adisucipto Penfui Bersama Forum Wartawan NTT Bantu Dua Janda Miskin di Hari Valentine

INFOKINI.NET, KOTA KUPANG – Karang Taruna Adisucipto Penfui menggandeng Forum Wartawan NTT memberikan bantuan sembako dan sejumlah uang kepada dua orang Janda Miskin di RT 16, RW 06, Kelurahan Penfui, Kecamatan Maulafa tepat di hari kasih sayang atau Valentine Day, Jumat, 14 Februari 2020.

Ketua Karang Taruna Adisucipto Penfui menjelaskan bantuan yang diberikan adalah wujud kasih sayang terhadap sesama bertepatan dengan Valentine Day.

“Kebetulan saya seorang wartawan sehingga saya mengajak kawan-kawan untuk berempati dengan masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan. Kami wartawan tidak saja menulis untuk menyuarakan suara orang-orang tak bersuara seperti Nenek Siti Abdulah dan Kakak Fatima Abdulah tapi kami memberikan solusi yang setidaknya mampu mengurangi sedikit beban mereka yang sangat membutuhkan uluran tangan sesama,” ungkap Ketua Karang Taruna Adisucipto, Jefri Tapobali.

Menurut Tapobali, banyak sekali warga masyarakat yang ada di Kota Kupang namun masih hidup di bawah garis kemiskinan, terkhususnya di Kelurahan Penfui dan mereka membutuhkan bantuan sesama.

“Kami Karang Taruna memiliki komitmen untuk membantu warga masyarakat yang memang membutuhkan bantuan baik itu dari pemerintah maupun pihak swasta yang memiliki kepedulian bagi masyarakat. Sehingga salah satu agenda kami adalah melakukan pendataan keluarga miskin yang ada di Kelurahan Penfui, mendata berapa banyak pemuda yang tidak memiliki pekerjaan atau putus sekolah untuk kita carikan solusi. Tentunya kami akan berkoordinasi dengan dinas sosial dan dinas lainnya yang memiliki sasaran kerja utuk menaggulangi masalah sosial kemasyarakatan,” tandas Tapobali yang baru terpilih menjadi Ketua Karang Taruna ini.

Tapobali juga memohon dukungan dari seluruh masyarakat dan pemerintah agar sama-sama memperhatikan warga masyarakat yang memang layak mendapatkan bantuan-bantuan pemerintah sehingga tepat sasaran.

“Ini pekerjaan sosial sehingga membutuhkan kerelaan hati untuk peka terhadap kondisi masyarakat di lingkungan masing-masing. Prinsip saya selagi kita mampu membantu dan memberikan yang terbaik bagi sesama kenapa tidak kita lakukan. Semua perbuatan baik itu ada ganjarannya begitupun sebaliknya,” pungkas Jefri Tapobali.

Koordinator Forum Wartawan NTT, Isak Kaesmetan mengatakan apa yang dilakukan kawan-kawan wartawan NTT adalah bentuk nyata kepedulian sosial terhadap sesama yang membutuhkan.

“Kami patungan mengumpulkan uang secara sukarela. Puji Tuhan semua kawan-kawan berpartisipasi sehingga dana yang terkumpul Rp 1.690.000 dalam waktu sehari saja. Pada hari ini tepat di hari kasih sayang kami menyerahkan sembako dan sisanya kami berikan kepada Nenek Siti. Terima kasih kawan-kawan wartawan NTT, tetaplah membantu dan menyuarakan suara orang-orang kecil,” tegas Izack Kaesmetan.

Izack Kaesmetan mengakui bantuan yang diberikan ala kadarnya semoga saja dapat membantu meringankan beban hidup Nenek Siti Abdulah dan anaknya Fatima Abdulah.

“Semoga apa yang kami berikan bermanfaat bagi kedua janda ini,” tutup Kaesmetan.

Sementara Fatima Abdulah merasa terharu dengan apa yang dilakukan oleh Karamg Taruna Adisucipto Penfui dan Forum Wartawan NTT. Menurutnya ini adalah berkat luar biasa yang datang dari Tuhan melalui orang-orang yang memiliki hati dan jiwa yang mulia.

“Terima kasih Karang Taruna Penfui dan para Wartawan. Bantuan ini sangat-sangat membantu saya dan mama,” ungkap Fatima dengan wajah berlinang air mata.

Fatima melanjutkan, sebagai orang kecil ia dan mamanya tak dapat membalas Budi baik yang telah dilakukan sehingga hanya sebatas doa penuh syukur yang mampu dipanjatkan.

“Alhamdulilah, terima kasih ya Allah,” kata Fatima dengan suara terbata-bata. (WK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *