Wujudkan Telorensi Agama di NTT, H Jamaludin Dipilih Jadi Ketua Pesparani 2020

INFOKINI.NET, KOTA KUPANG – Ketua Pengurus  Wilayah Nadatul Ulama (PWNU) Provinsi Nusa Tenggara Timur, H. Jamaludin Ahmad, dipilih sebagai Ketua Umum Pesta Paduan Suara Nasional (PESPARANI) ke-2 Tahun 2020.

H. Jamaludin pun menegaskan bersedia sebagai Ketua Umum (Ketum) kegiatan Pesta Paduan Suara Nasional (Pesparani) ke-2 Tahun 2020 sebagai bukti masyarakat NTT sangat menjunjung tinggi nilai toleransinya.

H. Jamaludin menerima tugas tersebut sebagai wujud kebhinekaan bangsa dan negara Indonesia.

“Saya menerima  tanggung jawab mengurus kegiatan Pesparani Nasional ke-II tahun 2020 bukan  karena sekedar urusan agama, akan tetapi untuk mewujudkan telorensi agama di NTT,” Ujar H.Jamaludin pada acara peluncuran sayembara logo dan mars Pesparani Nasional ke-2 tahun 2020 di Kupang hari Rabu (11/2/2020).

Hadir dalam kesempatan tersebut  Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik (LP3K) NTT, Frans Salem, Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Kupang, Romo Gerardus Duka, Ketua Pelaksana Pesparani Katolik Nasional II, Sinun Petrus Manuk, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTT, Sarman Marselinus, perwakilan dari Polda NTT, AKBP Domi Yampormase.

Sebelumnya, penunjukkan Ketua PWNU NTT oleh Gubernur NTT sempat mengundang diskusi hangat di media oleh kelompok yang menganggap kebijakan Gubernur itu bukan hal yang biasa. Namun Jamaludin meyakinkan bahwa menjadi Ketua Umum Pesparani bukan berarti sekaligus merubah status keagamaannya, ia tidak berpindah agama.

“Apakah orang-orang yang menjadi ketua kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di berbagai daerah dari kalangan Kristiani lalu berpindah agama. Tidak juga kan? Ini konteksnya merawat kebhinekaan dan toleransi, jadi saya terima dengan bangga,” katanya.

“Yang utama disini bagaimana kita membangun pijakan moral bangsa dan merajut kebangsaan serta merajut toleransi.” Tambah H. Jamaludin.

Dengan diterimanya tugas tersebut, H. Jamaludin dibebastugaskan sementara dari jabatannya sebagai Asisten I Gubernur NTT hingga kegiatan Pesparani selesai.

Menurut H. Jamaludin, awalnya merasa berat menerima amanah tersebut, namun ia tetap menerima tugas tersebut sebagai amanah untuk memberikan warna toleransi di dalamnya.

“Kita ingin berbagai pihak di NTT terlibat untuk memperkenalkan toleransi dan kebersamaan melalui kegiatan ini sesuai tema utama kegiatan yakni Dari NTT Untuk Nusantara.“  Ujarnya sambil tersenyum lebar.(WK/MA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *