Wagub NTT Sebut Paskah, Perayaan Kemenangan Iman terbesar Umat Kristiani

INFOKINI.NET, KOTA KUPANG – Demikian inti sambutan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Drs.Josef A. Nae Soi,MM, saat menghadiri dan menutup Festival Paskah Jemaat GMIT Benyamin Oebufu, Klasis Kupang Tengah yang berlangsung di seputaran Bundaran PU Kota Kupang, Minggu (21/4). Festival yang telah berlangsung sejak tanggal 5 April 2019 itu, diisi dengan berbagai kegiatan, diantaranya bazaar produk olahan UKM jemaat, aneka lomba bertemakan paskah, pelatihan pemasaran produk olahan UKM, dialog nasional gereja dan ekonomi perbatasan.

Rangkaian acara festival tersebut ditutup dengan karnaval paskah bernuansa budaya nusantara antar rayon dan lintas agama di Kota Kupang.

Wakil Gubernur dalam sambutannya juga menyampaikan ucapan selamat merayakan Hari Suci Paskah bagi seluruh Umat Katolik dan Kristiani di seluruh NTT. Menurutnya semangat Paskah menjadi momen penting untuk bangkit dari ketertinggalan. Bangkit untuk bekerja keras dengan pikiran cerdas membangun NTT, sejalan dengan Visi NTT bangkit menuju masyarat sejahtera dalam bingkai NKRI.

“Paskah adalah bukti kemengan Kristus atas kuasa dosa dan maut. Paskah adalah sebuah perayaan di atas perayaan yang menguatkan Iman Kristiani. Bahwa Yesus Kristus benar-benar telah bangkit, mengalahkan kuasa dosa dan maut,” jelas wagub Nae Soi saat menyampaikan sambutan penutupan Festival Paskah yang dihadiri ribuan warga Kota Kupang dari berbagai agama dan etnis yg berdomisili di Kota Kasih itu.

Lebih lanjut, Wagub memberi apresiasi terhadap upaya penyelenggaraan festival paskah di tahun 2019 itu. Beliau memuji kerja panitia yang bisa menghadirkan kreativitas dan semangat Jemaat GMIT Benyamin. Jemaat bisa berbaur dengan masyarakat, ikut dalam tarian khas dari berbagai daerah yang ada di indonesia dan NTT. Wagub Nae Soi menyebut hal itu sebagai bukti sukacita, bentuk syukur semua orang dalam merayakan peristiwa kebangkitan Tuhan Yesus.

“Kebhinekaan, keberagaman seni dan  budaya dari berbagai etnis yang harmonis dalam suasana persaudaraan yang rukun, menunjukan bahwa inilah Wajah NTT yang plural namun rukun. Bersanding satu dengan lainnya. Inilah Nusa Terindah Toleransi,”jelas Nae Soi.

Lebih lanjut, beliau mengatakan bahwa Festival Paskah itu akan diusahakan menjadi agenda tetap. Menjadi event wisata religi yg baru di NTT, selain prosesi kemenangan Paskah Pemuda GMIT yg sudah digelar selama 20an tahun terkhir ini.

Pada akhir sambutannya, Politisi Golkar itu mengajak seluruh masyarakat NTT untuk tetap mendukung berbagai program pembngunan di NTT. Beberapa program disebutnya antara lain Gerakan NTT Berih, Gerakan Revolusi Hijau dan Revolusi Biru.

Sementara itu, Ketua Sinode GMIT, Pdt.DR.Merry Kolimon, dalam sekapur sirih sekaligus suara gembalanya, menyatakan bahwa Paskah tahun ini sangat istimewa karenan dirayakan bertepatan dengan Hari Kartini ke-140.

“Kristus bangkit mengalahkan kuasa kegelapan. Kartini pelopor kemajuan kaum perempuan Indonesia mengatakan Habis Gelap Terbitlah Terang,” jelas kolimon.

Lebih jauh Ketua Sinode GMIT itu menyerukan bahwa paskah adalah tanda Kemenangan Kristus. Kemenangan Kristus adalah Kemenangan kita sebagai umat percaya.

Paskah juga dapat menjadi sarana kemitraan kaum perempuan dan laki-laki untuk bangkit bersama, terus bermitra, bersaksi dan membangun bangsa ini demi kemuliaan Kristus Sang Raja Paskah.

Pada akhir suara gembalanya, Kolimon mengajak seluruh warga GMIT untuk bersama masyarakat NTT mendoakan korban bom yang menewaskan ratusan jiwa manusia di Srilangka.

Pdt. Samuel Benyamin Pandie, Ketua Majelis Jemaat Benyamin Oebufu turut menyampaikan ucapan terima-kasihnya atas dukungan doa, kerja keras dan bantuan dari Pemerinth Provinsi NTT, Pemerintah Kota Kupang, Majelis Sinode GMIT, pimpinan paguyuban etnis yang ada di Kota Kupang, Bank NTT, NTTnesia, PT Indoraya grup, RRI Kupang, khususnya Jemaat Benyamin OEBUFU yang telah berkontribusi dan berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Festival Paskah tahun ini.

Malam puncak Festival Paskah itu juga dimeriahkan dengan kehadiran suara emas dari artis kidung rohani, Maria Shany, paduan suara mazmur chorale, para putra-puteri NTT yang baru saja mengikuti ajang Rising Star Indonesia dan the Voice Indonesia, Inggit Wakano  bersama King Dae Panie. (HMS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *